• Tentang Unud
  • E-Library
  • IMISSU
  • LPPM
  • OASE
  • en INA
    • en INA
    • en EN
PROGRAM STUDI SPESIALIS ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Akreditasi
    • Visi Misi
    • Rencana Strategis
    • Arti Lambang
    • Sarana Prasarana
    • Struktur Organisasi
    • Penjaminan Mutu
    • Koordinator Program Studi
  • Pendidikan
    • Kurikulum
    • Anti Perundungan
    • Sistem Penerimaan Mahasiswa
    • Pedoman Akademik
  • Penelitian
    • Peta Jalan Penelitian
  • Publikasi
    • Luaran
      • Disertasi
      • HAKI
    • Bali Journal Of Anaesthesiology
    • Jurnal Anestesiologi dan Terapi Intensif
  • Pengabdian Masyarakat
    • Peta Jalan Pengabdian Masyarakat
    • Pelatihan BHD Ibu Hamil
    • Pelatihan BHD Umum
    • Penyuluhan Sanglah
    • Pelatihan BHD Toya Devasya
    • Swab dan Tracer Covid
  • Dosen
  • Media Sosial
    • Official Instagram
    • Youtube
  • Beranda
  • Kurikulum

Kurikulum

Kurikulum 2026

Pendidikan Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mengintegrasikan pendidikan akademik, pengalaman klinis, penelitian, dan pengembangan profesionalisme untuk mencapai kompetensi lulusan secara bertahap dan berkesinambungan.

8 Semester
4 Tahun Masa Pendidikan
155 SKS
3 Tahap Pendidikan

Kurikulum

Kurikulum dirancang untuk menghasilkan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif yang mampu memberikan pelayanan perioperatif, anestesia, terapi intensif, kegawatdaruratan, dan manajemen nyeri secara aman, bermutu, profesional, berbasis bukti, serta berorientasi pada keselamatan pasien.

Outcome-Based Education
Setiap mata kuliah, stase klinis, kegiatan akademik, dan metode asesmen dirancang secara terintegrasi untuk mendukung pencapaian kompetensi peserta didik secara terukur dan berkesinambungan.

Pendekatan Pembelajaran

Proses pendidikan menggunakan pendekatan SPEEC yang mengintegrasikan pengalaman klinis, pemecahan masalah, praktik berbasis bukti, serta nilai budaya lokal Bali.

S
Student-Centered Learning Pembelajaran berpusat pada peserta didik
P
Problem-Based Learning Pembelajaran melalui masalah klinis
E
Experiential Learning Pembelajaran melalui pengalaman klinis
E
Evidence-Based Learning Pengambilan keputusan berbasis bukti
C
Culture-Based Learning Integrasi nilai dan budaya lokal Bali

Timeline Kurikulum

Pendidikan dibagi menjadi tiga tahap yang menggambarkan peningkatan kompetensi peserta didik dari penguasaan fondasi ilmu dan keterampilan klinis hingga kemandirian profesional.

TAHAP 01

Pemahaman

Semester 1–4
89 SKS

Pembentukan fondasi ilmu, sikap profesional, keterampilan klinis dasar, serta penguasaan sebagian besar kompetensi dasar anestesiologi dan terapi intensif.

TAHAP 02

Pendalaman

Semester 5–6
38 SKS

Pendalaman kompetensi klinis dan pengelolaan kasus kompleks meliputi anestesi lanjut, terapi intensif, kegawatdaruratan, serta peripheral nerve block tingkat intermediate.

TAHAP 03

Pemantapan

Semester 7–8
28 SKS

Pemantapan menuju kemandirian klinis dan profesional, pengelolaan kasus kompleks, kepemimpinan, tugas manajerial sebagai chief resident, konsultasi antardisiplin, serta penyelesaian penelitian.

Total Program: 155 SKS   |   8 Semester   |   4 Tahun

Area Kompetensi Utama

Kurikulum dikembangkan berdasarkan enam pilar kompetensi utama dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif.

01

Ilmu Kedokteran Perioperatif

Penilaian risiko, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi tata laksana perioperatif.

02

Ilmu Anestesi

Anestesia umum, sedasi, manajemen jalan napas, anestesia regional, serta penanganan komplikasi anestesia.

03

Tatalaksana Nyeri

Penatalaksanaan nyeri akut, nyeri kronik, nyeri kanker, terapi multimodal, regional, dan intervensi nyeri dasar.

04

Terapi Intensif

Pengelolaan pasien kritis medis maupun bedah, baik dewasa maupun pediatri.

05

Kedokteran Gawat Darurat & Bencana

Resusitasi, triase, stabilisasi, evakuasi, rujukan, dan koordinasi tim.

06

Kompetensi Ilmiah

Evidence-based medicine, telaah kritis literatur, penelitian, karya ilmiah, dan pengembangan keilmuan.

Keunggulan Program Studi

Anestesi regional dan manajemen nyeri merupakan bidang unggulan Program Studi dan menjadi bagian penting dalam pengembangan kurikulum. Kurikulum juga mengintegrasikan Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) sebagai salah satu bahan kajian untuk mendukung pelayanan perioperatif modern.

Pengalaman Belajar Klinis

Pendidikan mengintegrasikan pembelajaran akademik dan pengalaman klinis melalui berbagai kegiatan di rumah sakit pendidikan utama, rumah sakit jejaring, dan wahana pendidikan lainnya.

Problem-Based Learning & Diskusi Kasus
Bimbingan di Kamar Operasi
Pendidikan di Unit Terapi Intensif
Pembelajaran di Instalasi Gawat Darurat
Pelayanan Manajemen Nyeri
Bedside Teaching
Evaluasi Pra-Anestesi dan Pascaoperasi
Procedural Skill Training
Journal Reading & Tinjauan Pustaka
Penelitian dan Karya Ilmiah
Pengabdian kepada Masyarakat
Pembelajaran di Rumah Sakit Jejaring

Penilaian dan Evaluasi

Kemajuan peserta didik dievaluasi secara longitudinal melalui kombinasi asesmen formatif dan sumatif untuk menilai pengetahuan, keterampilan klinis, sikap profesional, dan kesiapan melanjutkan tahap pendidikan.

Asesmen Formatif

  • Case-Based Discussion (CBD)
  • Anesthesia Clinical Evaluation Exercise (ACEX)
  • Bimbingan Procedural Skill (BPS)
  • Direct Observation of Procedural Skill (DOPS)
  • Peer Assessment Tool (PAT)

Asesmen Sumatif

  • Computer-Based Test (CBT)
  • Objective Structured Clinical Examination (OSCE)

Profil Lulusan

Lulusan dipersiapkan untuk menjalankan berbagai peran profesional dalam pelayanan, pendidikan, penelitian, komunikasi, dan manajemen kesehatan.

1

Professional Care Provider

Memberikan pelayanan anestesiologi dan terapi intensif secara aman, profesional, komprehensif, dan berorientasi pada pasien.

2

Manager

Mengelola pelayanan dan bekerja dalam tim multidisiplin untuk menghasilkan keputusan medis yang optimal.

3

Academician

Menerapkan pembelajaran sepanjang hayat serta terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan profesional.

4

Researcher

Melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan anestesiologi dan terapi intensif.

5

Communicator & Health Educator

Berkomunikasi secara efektif dengan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, sejawat, dan masyarakat.

Fokus Akhir Pendidikan

Pada akhir pendidikan, peserta didik diharapkan mampu menjalankan praktik anestesiologi dan terapi intensif secara komprehensif dan mandiri, meliputi pengelolaan perioperatif, anestesia, terapi intensif, manajemen nyeri, dan anesthesia crisis management. Lulusan juga diharapkan mampu memimpin tim, mengambil keputusan profesional, menerapkan evidence-based medicine, serta menghasilkan karya ilmiah yang mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.


Berita

  • Edukasi Bantuan Hidup Dasar : Departemen Anestesio...
    Rabu, 7 Oktober 2026
  • Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan Har...
    Kamis, 17 September 2026
  • Kanal Media Sosial Resmi Program Studi Anestesiolo...
    Kamis, 3 September 2026
Lihat Lebih Lanjut >>

Pengumuman

Lihat Lebih Lanjut >>

Agenda

  • Bali Update Anesthesia Skill 2026
    Rabu, 30 September 2026
Lihat Lebih Lanjut >>

Kontak Kami

Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Alamat:
Jl. P.B. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia

Situs Web: anestesi.unud.ac.id

Jurnal:
Bali Journal of Anesthesiology
Jurnal Anestesiologi dan Terapi Intensif

Universitas: Universitas Udayana

Informasi

  • Universitas Udayana
  • LPDP
  • LPPM Udayana
  • Career Development Center
  • Alumni
  • Science Direct
  • Proquest
  • Elsevier
  • IEEEXplore
  • IEEE Comp Society

Ikuti Kami

© 2022 USDI - Universitas Udayana

  • Campus Map
  • Web Email